Mobil bekas banjir: perbaiki atau jual?
Air yang masuk ke kabin dan ruang mesin merusak lebih dari yang terlihat. Karpet dan jok bisa dikeringkan, tetapi korosi pada konektor kelistrikan, modul ECU, dan sensor sering baru muncul berminggu-minggu kemudian. Akibatnya, perbaikan mobil bekas banjir kerap berlangsung lama dengan biaya yang sulit diprediksi.
Jika Anda tidak ingin menanggung ketidakpastian itu, menjual mobil apa adanya bisa menjadi pilihan yang lebih tenang. JualinMobil membeli mobil yang terendam banjir, kemasukan air, maupun yang terperosok ke parit, selokan, atau sungai.
Yang perlu dilakukan setelah mobil terendam
- Jangan menyalakan mesin. Air di ruang bakar dapat menyebabkan water hammer yang merusak setang piston.
- Lepas kabel negatif aki bila aman dilakukan.
- Foto kondisi mobil, termasuk batas ketinggian air di bodi dan interior.
- Catat berapa lama mobil terendam dan apakah airnya air tawar atau air laut.
Informasi ini membantu kami menilai seberapa jauh kerusakan dan memberikan penawaran yang wajar.
Mobil terperosok ke parit atau sungai
Mobil yang tergelincir ke parit biasanya mengalami dua jenis kerusakan sekaligus: benturan pada bodi dan kaki-kaki, serta air atau lumpur yang masuk ke mesin. Kirim foto posisi mobil dan lingkungan sekitarnya. Kami pelajari lebih dulu, lalu koordinasikan evakuasi bila memungkinkan.
Bagaimana mobil bekas banjir dinilai?
- Ketinggian air: sebatas lantai, setinggi jok, atau sampai dasbor dan atap.
- Lama terendam dan jenis air.
- Kondisi mesin: pernah dinyalakan setelah terendam atau belum.
- Merek, tipe, dan tahun mobil, serta kelengkapan surat.
Jika selain terendam mobil juga rusak karena benturan, baca juga jual mobil rusak dan bekas tabrakan. Untuk mobil yang sudah lama dibiarkan setelah banjir dan tidak bisa menyala, lihat jual mobil mogok.